Pasar Minggu
Pasar Minggu Hari minggu mengunjungi pasar Minggu yang tak pernah sabar untuk menunggu, orang-orang pun harus terburu-buru agar tak ditelan waktu. Peron-peron itu terisi separuh dan begitupun hatiku yang merintih tak mampu menahan rindu yang terus-menerus bersimpuh. Satu rangkaian KRL dari arah Bogor berhenti tepat di hadapanku. Aku hanya diam terpaku melihat orang-orang berjibaku masuk rangkaian walau seluruh gerbong terlihat sudah terisi penuh. Berimpitan tak peduli perbedaan kelamin. Dari Poin Of View CCTV aku melihat diriku yang masih dalam keadaan yang sama, mematung terduduk di tempat duduk peron menatap kosong keadaan sekitar. Semua pergerakan di sekelilingku terlihat amat cepat sampai menimbulkan motion blur seolah kamera menangkapnya dengan sutter speed ‘2. Seketika seorang menabrakku tak sengaja. Dia? Apakah itu dia? Dia seorang yang satu tahun lalu aku temui di kota ini setelah di kota sebelumnya kami hanya bertatap mata tanpa mau menanggalka...




